Senin, 29 Desember 2008

Untukmu Palestina

Ghaza lan tarka' mahma takun...Teriakan para demonstran menggelagar di kota Tarim. Madinatul 'ilmi wat tarikh itu tadi sore menjadi saksi atas dukungan umat islam terhadap perjuangan saudaranya di Palestina. Diikuti oleh hampir seribu orang dari berbagai tempat di mudiriyah Tarim, bertempat di depan Qoshr Ar Ranad samping masjid jami' Tarim, berbagai atraksi dan orasi dilakukan. Mulai dari orasi anggota majlis nuwab mudiriyah sampai orasi pimpinan jam'iyah Al Aqsha hadramaut. Semua satu tujuan Palestina saudara kita Yahudi musuh kita pertolongan Allah akan datang dan Ghaza tidak akan pernah tunduk pada Israel. Ditengah-tengah acara puluhan anak kecil berkeliling dengan membawa kardus untuk meminta sumbangan kepada para hadirin. Di situ saya melihat orang-orang rela mengeluarkan uangnya untuk disumbangkan,tidak tanggung-tanggung ada yg mengasih sampai 1000 real. Acara itupun berakhir dengan pembakaran bendera Israel. Untukmu saudaraku di Palestina kami disini turut bersedih. La tahzan innallaha ma'ana.

Minggu, 28 Desember 2008

Muhasabah Tahun Baru 1430 H.

"Hadiah" tahun baru islam 1430 hijriah,saudara-saudara kita di palestina diserang secara mendadak oleh israel. Serangan mendadak yg dilancarkan secara besar-besaran tersebut menewaskan tidak kurang dari 300 orang penduduk palestina. Anak-anak kecil tidak berdosa,perempuan dan laki-laki tua muda yg tidak bersalah semua menjadi korban keganasan serangan israel tersebut.
Marilah kita merenung sejenak,merasakan sebentar bagaimana pedih,perih dan sakitnya derita mereka. Ketika kita disini bersenang-senang bergembira menyambut datangnya tahun baru hijriah dan masehi,saudara-saudara kita di palestina menyambutnya dengan pekikan histeris,teriakan ketakutan,dan hujan darah dimana-mana.
Dimanakah ukhuwah islamiyah yg selalu kita gembar-gemborkan?Apakah seperti ini sifat sejati seorang muslim,bersenang-senang selagi saudaranya dalam kesusahan?
Maafkan kami saudara-saudaraku di palestina,kami belum bisa memenuhi harapan kalian untuk bersama-sama berjihad fi sabilillah.Ya Allah ampuni kami dan selamatkan saudara kami.

Senin, 15 Desember 2008

BISMILLAH

Bismillah dengan menyebut nama Allah, tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang.

Bismillah dengan menyebut nama Allah, tuhan yang menguasai alam seluruhnya.

Bismillah dengan menyebut nama Allah, tuhan yang menguasai hari akhir.

Memulai menulis dengan bacaan basmalah, sebaik-baiknya permulaan, tiada kata yang lebih bagus dan lebih baik untuk diucapkan selain mengucapkan basmalah di setiap permulaan melakukan suatu amalan. Bahkan saking utamanya membaca basmalah dalam setiap memulai suatu amalan atau pekerjaan rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadisnya " kullu amri dzi baalii la yubda' bibismillah fahuwa aqtho' ( dalam satu riwayat " fahuwa ajdam") yang artinya : segala sesuatu perkara kebaikan yang tidak dimulai dengan bismillah maka perkara itu akan terputus barokahnya.

Sungguh sayang apabila susah payah kita telah berusaha melakukan suatu kebaikan tapi ternyata tak ada sedikitpun keberkahan dalam apa yang kita perbuat. Sudah banyak waktu yang terbuang, tenaga yang tersita dan modal yang terbuang percuma tanpa membawa secuilpun keberkahan di dalamnya.

Berkah yang asli kata dalam bahasa arabnya adalah barokah mempunyai makna "ziadatun fi khoirin" atau bertambahnya suatu kebaikan, dan bertambahnya kebaikan tersebut tidak hanya kembali kepada diri sendiri saja, bisa juga kebaikan itu kembali kepada diri orang lain. Sudah banyak contoh dari hasil keberkahan tersebut. Para ulama zaman dahulu ketika mengarang sebuah kitab selalu tidak lupa untuk mencantumkan lafadz bismillah dalam awal setiap tulisannya, dan hasilnya…dapat kita lihat sampai sekarang ini bagaimana keberkahan dari tulisan para ulama-ulama tersebut. Sampai saat ini masih dapat kita saksikan tulisan / karangan-karangan mereka dipelajari oleh berbagai umat muslim di seluruh dunia, dikaji dan dibuat pedoman oleh umat muslim di seluruh dunia. Inilah suatu "barokah", suatu kebaikan yang tidak hanya kebaikannya kembali kepada diri sendiri saja akan tetapi kembali kepada orang lain.

Tidak hanya dalam hal tulis menulis saja, akan tetapi seperti semua perkara kebaikan sudah seharusnya dimulai dengan ucapan bismillah, karena hakikatnya melakukan suatu amal kebaikan adalah dakwah, dakwah untuk diri kita sendiri, dakwah untuk keluarga kita ataupun dakwah untuk umat. Bagaimana dakwah akan berhasil jika tidak ada sedikitpun kebaikan dalam dakwahnya, sudah capek-capek menulis, capek-capek ngomong, capek-capek bekerja ternyata tidak ada sedikitpun keberkahan didalamnya, tidak ada sedikitpun atsar kebaikan dalam dakwahnya, dan hasilnya…tidak ada satu orangpun yang terpengaruhi dengan dakwahnya.

Bismillah….., satu kalimat yang ringan untuk diucapkan akan tetapi berat sekali makna dan kandungan artinya. Dengan mengucapkan bismillah kita berniat karena Allah, dengan mengucakan bismillah kita berikhtiyar karena Allah, dengan mengucapkan bismillah kita tawakkal kepada Allah dan dengan mengucapkan bismillah juga kita ridlo dan rela atas segala ketentuan dari Allah.

Betapa indahnya lafadz bismillah apabila selalu menghiasi mulut kita di saat memulai segala pekerjaan. Mulai dari akan tidur kita mengucapkan bismillah memasrahkan diri kita kepada Allah, bangun tidur kita mengucapkan alhamdulillah atas nikmat hidup dan kesehatan yang masih dikaruniakan Allah kepada kita, kemudian kita awali hari kita dengan mengucapkan bismillah berdoa untuk segala kebaikan yang akan dikerjakan hari ini, mulai makan kita membaca bismillah, berangkat ke sekolah, kuliah ataupun kantor dengan diawali bismillah, mengikuti pengajian, liqo', majlis ta'lim maupun kajian-kajian keilmiahan dengan membaca bismillah terlebih dahulu, kemudian malam ketika akan tidur berdoa dulu membaca bismillah. Sehari semalam tidak pernah lepas mulut kita dari mengucapkan bismillah, dan insya Allah keberkahan akan selalu bersama dalam diri kita.

Jika hal tersebut kita lakukan setiap hari berarti dakwah billisan dan bil'amal sudah kita lakukan bersamaan, dan secara tidak langsung kita juga telah berdakwah untuk diri kita sendiri dan juga untuk orang lain.

Subhanallah…….betapa nikmatnya Islam. Dengan satu kalimat saja berpuluh-puluh bahkan beratus ratus kebaikan bisa kita dapat. Akan tetapi kenapa masih juga banyak keburukan yang berkeliaran di muka bumi ini?

Inilah tugas kita, seorang muslim yang mengetahui tidak boleh tinggal diam ketika mengetahui ada keburukan berada di dekatnya. Mari mulai berdakwah dengan dimulai dari diri kita sendiri. Mari kita perbaiki diri kita sendiri terlebih dahulu, Insya Allah setelah diri kita baik tanpa secara langsung atsar kebaikan kita akan sampai juga kepada orang lain.

Dengan membaca bismillah kita mulai untuk memperbaiki diri……….